Berita Sekolah

PERINGATAN HARI IBU 22 DESEMBER 2025

PERINGATAN HARI IBU 22 DESEMBER 2025 /*: PERINGARAN HARI IBU 22 DESEMBER 2025

Hari Ibu bukan sekadar tanggal di kalender. Ia adalah pengingat tentang sosok luar biasa yang sering kita anggap biasa karena terlalu dekat dengan kehidupan kita. Ibu adalah nama pertama yang kita kenal, suara pertama yang menenangkan, dan pelukan pertama yang membuat dunia terasa aman. Di balik setiap langkah yang kita ambil, selalu ada doa ibu yang menyertai, meskipun sering kali tak terdengar.

Sejak kita belum mengenal dunia, ibu telah lebih dulu berjuang. Ia mengandung dalam waktu yang tidak singkat, menahan rasa sakit, kelelahan, dan ketakutan, hanya demi satu harapan: melihat anaknya lahir dengan selamat. Tidak ada kata lelah dalam kamus seorang ibu, karena cintanya jauh lebih besar daripada rasa sakit yang ia rasakan. Bahkan sebelum kita bisa mengucapkan kata “terima kasih”, ibu sudah lebih dulu memberikan segalanya.

 

Ketika kita masih kecil, ibu adalah segalanya. Ia menjadi guru pertama yang mengajarkan cara berjalan, berbicara, dan membedakan yang baik dan yang buruk. Ibu sabar mengulang pelajaran yang sama berkali-kali tanpa mengeluh. Saat kita jatuh dan menangis, ibulah yang pertama berlari menghampiri. Pelukannya mampu menghapus rasa sakit, dan suaranya mampu menenangkan ketakutan.

Seiring bertambahnya usia, peran ibu tidak pernah berkurang, hanya berubah bentuk. Ia menjadi pendengar setia ketika kita lelah dengan sekolah, sahabat saat kita bingung dengan perasaan sendiri, dan pengingat ketika kita mulai salah melangkah. Tidak jarang nasihat ibu terasa membosankan atau terlalu mengatur, tetapi seiring waktu kita menyadari bahwa semua itu lahir dari rasa cinta dan tanggung jawab yang besar.

Ibu sering kali menempatkan dirinya di urutan terakhir. Ia memastikan semua anggota keluarga makan dengan cukup sebelum memikirkan dirinya sendiri. Ia rela menunda keinginannya demi kebutuhan anak-anaknya. Bahkan ketika tubuhnya lelah dan pikirannya penat, ibu tetap tersenyum agar kita tidak khawatir. Banyak pengorbanan ibu yang tidak pernah ia ceritakan, karena baginya kebahagiaan anak adalah kebahagiaannya sendiri.

Dalam diam, ibu adalah pejuang. Ia mungkin tidak berdiri di panggung besar atau mendapat penghargaan, tetapi jasanya jauh melampaui itu semua. Ia berjuang setiap hari, menghadapi masalah rumah tangga, pekerjaan, dan tanggung jawab lainnya dengan keteguhan hati. Ketika dunia terasa berat, ibu tetap berdiri kuat agar anak-anaknya bisa bersandar.

Hari Ibu seharusnya menjadi momen refleksi bagi kita semua. Sudahkah kita cukup menghargai ibu? Sudahkah kita mendengarkan dengan sabar, berbicara dengan lembut, dan menunjukkan rasa terima kasih dengan tindakan nyata? Terkadang kita terlalu sibuk dengan dunia sendiri hingga lupa bahwa waktu bersama ibu tidak akan selamanya ada.

 

Mengucapkan “terima kasih” mungkin terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat besar bagi seorang ibu. Senyum kecil, pelukan hangat, atau perhatian tulus bisa menjadi hadiah yang tak ternilai. Ibu tidak mengharapkan kemewahan; ia hanya ingin anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik, bertanggung jawab, dan bahagia.

 

Bagi mereka yang masih memiliki ibu, jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk mencintai dan menghargainya. Jangan menunggu momen spesial untuk menunjukkan kasih sayang. Sementara bagi mereka yang ibunya telah tiada, Hari Ibu adalah waktu untuk mengenang, mendoakan, dan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan.

 

Ibu adalah rumah. Tempat kita kembali ketika dunia terasa terlalu keras. Ia adalah cahaya yang menerangi jalan, bahkan ketika kita tidak menyadarinya. Cinta ibu tidak pernah pudar oleh waktu, tidak berkurang oleh jarak, dan tidak habis oleh keadaan.

 

Di Hari Ibu ini, mari kita berhenti sejenak dan mengingat semua pengorbanan yang telah diberikan. Mari kita hargai setiap doa yang terucap dalam diam, setiap air mata yang disembunyikan, dan setiap senyum yang dipaksakan demi kebahagiaan kita. Karena sejatinya, tidak ada cinta yang lebih tulus dan abadi selain cinta seorang ibu.

Selamat Hari Ibu. Terima kasih atas segalanya, Ibu. Cintamu adalah kekuatan terbesar dalam hidup kami.